Dalam pendakian yang semakin menanjak, aku kadang sedikit tertawa tersedak.
Begitu naifnya aku ketika merasa sudah menemukan-Mu, padahal aku baru sampai pada gerbang jalan-Mu
Begitu naifnya aku ketika merasa sudah menjadi sebaik-baiknya manusia berpotensi, padahal sama sekali tak punya kendali diri
Setiap harinya aku bertanya, apa maksud dibalik ini semua
Dan yang utama, bisakah aku melampauinya?